Cara Menyimpan Uang agar Tidak Diambil Tuyul

Cara Menyimpan Uang agar Tidak Diambil Tuyul
Cara Menyimpan Uang agar Tidak Diambil Tuyul

Tuyul adalah sosok makhluk halus yang terkenal sebagai pencuri uang. Uang yang disimpan di rumah bisa hilang karena diambil tuyul. Karena itu banyak orang mencari cara menyimpan uang agar tidak diambil tuyul.

Wujud tuyul biasanya berukuran kecil, bertelanjang dada, dan berkepala botal. Suaranya kecil seperti suara anak ayam. Pada tuyul dengan kekuatan yang lebih tinggi sering dijumpai sepasang tanduk di kepalanya, bertubuh gempal, dan warnanya agak hitam kemerahan.

Di alam gaib, tuyul biasanya berkelompok dengan pemimpinnya masing-masing. Tuyul tidak mencuri uang dengan inisiatif sendiri, tapi karena diperintah oleh majikan atau pemiliknya. Tuyul bisa menjalin kontrak dengan manusia melalui ritual pesugihan.

Cara Tuyul Mengambil Uang


Tuyul bisa mengambil uang yang disimpan di rumah, warung, toko, bahkan di kantor-kantor. Uang bisa hilang meskipun disimpan dalam brankas besi yang tertutup rapat dan terkunci. Tapi tuyul tidak bisa mengambil uang yang disimpan di bank.

Ada beberapa pendapat mengenai hal ini. Dalam pandangan praktisi supranatural, tuyul hanya mampu mengambil uang yang sudah jelas kepemilikannya. Misalnya seperti uang dalam dompet, uang yang disimpan di lemari, atau uang di laci kasir.

Tapi pada kondisi seperti uang di bank dan lembaga pembiayaan, uang yang disimpan menjadi tidak jelas pemiliknya karena uang dari berbagai macam orang terkumpul jadi satu. Tidak ada yang tahu lembaran uang A, B, C, dan seterusnya milik siapa.

Tuyul mengambil uang yang disimpan secara gaib. Si tuyul akan masuk ke dalam rumah atau toko lalu mengambil uang yang ada di dalamnya. Nominal yang diambil bisa acak, dengan urutan tertentu, atau bahkan diambil semuanya sekaligus. Uang tersebut akan langsung dibawa ke ruangan yang sudah disiapkan oleh si pemelihara tuyul tersebut.

Jika seseorang memiliki pesugihan tuyul, dia akan selalu membawa kemana-mana tuyulnya, sebagian dengan cara digendong di belakang punggungnya. Sebagai ganti dengan memelihara tuyul, orang tersebut harus mengorbankan anaknya sebagai tumbal, atau dengan mempersembahkan darahnya sendiri sebagai makanan tuyul sehari-hari.

Ada juga yang mensyaratkan agar tuyul diberi makan kacang hijau setiap hari. Jika sang pemilik kebetulan wanita atau sedang menyusui, maka wajib pula untuk menetek si tuyul. Meski demikian, yang dihisap oleh tuyul bukanlah air asinya, melainkan aura kehidupannya.

Asal-usul Tuyul


Pada beberapa cerita rakyat, tuyul disebutkan berasal dari arwah janin, bayi, atau anak-anak yang mati. Bahkan di Thailand, arwah jabang bayi bisa ditarik dan dimasukkan ke dalam media untuk digunakan sebagai jimat kerejekian atau penglarisan. Jimat ini lebih dikenal sebagai kumanthong atau gumanthong (กุมารทอง).

Foto Gumanthong Thailand

Tidak semua anak-anak atau janin bisa dijadikan kumanthong, ada syarat-syarat terentu meliputi usia kelahiran/kehamilan, hari lahir, kesamaan tanggal lahir, dan hal lain yang tidak sepenuhnya kami ketahui. Umumnya yang dijadikan kumanthong adalah anak hasil aborsi atau janin yang keguguran.

Dalam prosesnya, ada yang hanya diambil jiwanya untuk dikunci dalam media, ada juga yang sampai memasukkan abu hasil pembakaran sang jabang bayi ke dalam media (lokrok). Kumanthong versi terakhir ini tergolong ganas dan bisa menyakiti pemiliknya jika sampai salah dalam merawatnya.

Sedangkan di Indonesia, dalam penelusuran kami jarang ada tuyul yang berasal dari arwah manusia, kecuali yang memang dipersembahkan sebagai tumbal. Arwah anak yang mati karena ditumbalkan orang tuanya saat mengikuti pesugihan tuyul otomatis akan menjadi tuyul juga, terkekang jiwanya dan harus selamanya mengikuti kehendak tuannya.

Cara mendapatkan tuyul juga tidaklah mudah. Ada 2 cara untuk memelihara tuyul, yang pertama adalah dengan datang ke dukun atau paranormal yang memang menyediakan jasa tersebut. Sedangkan cara kedua adalah dengan mendatangi langsung ke tempat yang diyakini sebagai kerajaan tuyul dan meminta juru kunci disana untuk mempertemukan dengan penguasa tuyul..

Cara Mencegah Tuyul Masuk ke Dalam Rumah


Semua orang tahu bahwa tuyul suka mencuri uang yang disimpan di rumah. Ada beberapa cara yang diketahui bisa mencegah tuyul untuk masuk ke dalam rumah. Cara pertama adalah dengan memasang cermin di segala arah. Meskipun terdengar merepotkan dan memakan biaya, cara ini dianggap ampuh untuk mencegah tuyul masuk ke dalam rumah.

Cara kedua adalah dengan meletakkan bawang merah yang ditusuk dengan jarum lalu digantung di setiap sudut rumah. Aromanya yang menyengat konon tidak disukai oleh tuyul. Cara lain adalah dengan memelihara yuyu (sejenis kepiting sungai yang kecil) di rumah. Tuyul suka bermain dengan yuyu sehingga lupa akan tugasnya mencuri uang.

Meskipun demikian, cara terbaik tetaplah dengan cara memperbanyak ibadah dan berdoa. Karena dengan keimanan yang kuat secara otomatis akan membentengi diri dan rumah anda dari ilmu hitam dan gangguan makhluk halus termasuk tuyul. Sebaiknya jangan menyimpan uang dalam jumlah besar di rumah, simpan di bank akan jauh lebih aman.

Cara Menyimpan Uang agar Tidak Diambil Tuyul


Jika anda terpaksa harus menyimpan uang dalam jumlah besar di rumah atau memang khawatir akan dicuri tuyul, kami akan membagikan beberapa kiat menyimpan uang agar tidak diambil tuyul.

Ada banyak cara mengusir makhluk halus seperti tuyul yang berniat untuk mencuri uang di pasar-pasar, toko-toko, warung-warung dan juga  rumah-rumah penduduk. Berikut diantaranya:
  • Memasang karet gelang pada uang
    Cara ini adalah cara paling sederhana, paling umum diketahui, sekaligus paling mujarab. Tuyul tidak bisa mengambil uang yang diikat oleh karet gelang karena takut akan bentuknya. Berbeda dengan anggapan kebanyakan orang yang menganggap semua penjepit bisa digunakan.

  • Meletakkan cermin kecil di tempat uang
    Anda bisa meletakkan cermin kecil di laci uang, atau cermin seukuran koin (biasa ada di pengerut pensil) jika ditaruh di dompet. Tuyul akan melihat wajahnya sendiri saat mengambil uang dan sibuk bersolek, membuatnya lupa akan tugasnya mengambil uang.

  • Menaburkan kacang hijau
    Anda bisa menaburkan kacang hijau di tempat uang berada. Kacang hijau adalah makanan favorit tuyul. Dan biji kacang hijau yang berserakan akan sangat menarik perhatiannya. Tuyul akan mencoba menghitungnya berkali-kali dan tidak jadi mencuri uang.

  • Menuliskan ayat Al Qur'an
    Ada suatu cara yang kerap diajarkan oleh ustadz di kampung untuk melawan tuyul. Caranya cukup mudah. Tuliskan ayat Al Qur'an surah Al Mujaadilah ayat 15 sebagai berikut ke dalam selembar kertas putih:
    اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ عَذَابًا شَدِيْدًاۗ اِنَّهُمْ سَاۤءَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
    Kertas kemudian disimpan dalam brankas atau laci uang anda.

Dengan beberapa cara di atas akan membuat tuyul enggan untuk mengambil uang anda. Semoga tulisan kami tentang cara menyimpan uang agar tidak diambil tuyul ini bermanfaat. Salam rahayu.