Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Bikin Jimat Penglaris Sendiri

Cara Bikin Jimat Penglaris Sendiri

Jenis azimat atau jimat penglaris memang ada banyak sekali macamnya. Bahkan ada juga doa penglaris dagangan yang paling ampuh tanpa mengamalkan. Namun kali ini kami akan membagikan sebuah cara bikin jimat penglaris sendiri di rumah yang bisa anda coba.

Sesuai namanya, jimat penglaris memang ditujukan agar bisa membuat semua barang dagangan anda laris manis diserbu pembeli. Memang ada banyak sekali kontroversi mengenai hukum jimat penglaris dagangan menurut Islam, tapi itu semua tergantung pemahaman anda saja.

Ilmu penglarisan ini adalah sebuah ilmu Kejawen kuno yang sudah mendapatkan nafas Islam dan berupa kantong uang. Uang apapun yang dimasukkan ke dalamnya akan menjadi seperti 'magnet' bagi uang lainnya, menarik uang dari segala arah sehingga kantong uang akan segera terisi penuh.

Kantong uang gaib ini nantinya bisa digunakan oleh para pedagang kecil seperti para pedagang kaki lima, penjual bakso, abang nasi goreng, penjual sate, dan lain sebagainya. Namun karena memiliki wujud fisik, jimat penglaris ini tidak bisa berfungsi jika anda menerima pembayaran non tunai atau bukan berupa uang.

Dengan bikin sendiri jimat penglaris selain menghemat biaya juga dapat membuat dagangan laris, untung besar, bahkan bisa membuat usaha semakin berkembang. Tentu saja tetap harus diiringi dengan ikhtiar yang cukup.

Cara Membuat Sendiri Jimat Penglaris


Jika anda berminat ingin mengetahui cara bikin jimat penglaris sendiri, anda perlu mempersiapkan beberapa ubo rampe ritual dan melakukan ritual khusus yang harus anda ikuti.

Medianya sendiri berupa kantong uang yang terbuat dari kain mori putih. Contoh bentuknya bisa melihat pada gambar di bawah ini. Anda bisa saja mengubah bentuk atau memodifikasinya sesuai keinginan, namun tetap menggunakan kain mori putih.

Contoh gambar jimat uang penglaris dagangan

Carilah hari weton atau hari pasaran anda untuk melakukan puasa mutih dan pati geni. Puasa mutih dilakukan selama 7 hari dan di hari terakhir adalah puasa pati geni. Klik disini jika anda belum tahu weton anda.

Pada hari yang ditentukan, isilah kantong uang tersebut dengan 7 bunga kantil dan tutup/ikat rapat. Selama berpuasa, bacakan doa atau mantra berikut:

bismillahirrahmanirrahim
ajiku bebakulan, tak watek rejekiku-mantil, sronoku kantong penglaris, tumeko-o sandang panganku, sih lulut kun katut dening aku kabeh wong sabuwono, wong sakuto, wong sadeso, gedhe cilik, tuwo anom, lenang wadon, podho ngrubung, podho kesengsem, nglarisi dagangaku, berkah kersaning allah ta'ala

Mantra dibaca sebanyak 1000x setiap hari selama 7 hari tanpa putus yang dimulai dari hari weton anda. Setiap 100 hitungan, hembuskan nafas ke kantong tersebut. Lakukan hingga hitungan selesai.

Jika ritual 7 hari selesai, tetap biarkan bunga kantil di dalam kantong. Ganti bunga kantil dengan yang baru setiap tanggal 1 Suro. Lalu sisipkan selembar uang kertas 100 rupiah yang bergambar gunung/kapal ke dalamnya sebagai uang pemancing.

Gambar uang kertas 100 rupiah lama

Sedangkan cara menggunakannya, setiap anda hendak berdagang bacakan sholawat penglaris dagangan berikut ini sebanyak 7x:

bismillahirrohmanirrohim
allaahumma shalli wasallim 'alaa sayyidinaa muhammadin qad dlaaqat hiilatii adrriknii yaa rasuulallaah

Kemudian bacalah doa/mantra di atas sebanyak 1x saja. Selanjutnya setiap anda mendapatkan uang dari hasil penjualan, simpan uangnya ke dalam jimat kantong tersebut. Uang yang disimpan cukup uang kertas saja, tidak perlu menyimpan uang koin.

Atas izin Allah, uang yang anda dapatkan nantinya akan menjadi magnet pemikat bagi uang-uang lainnya (uang barokah). Dagangan anda akan semakin laris, dan usaha anda semakin berkembang pesat.

Demikianlah tulisan kami mengenai bagaimana cara bikin jimat penglaris sendiri di rumah yang bisa anda coba. Apabila anda merasa kesulitan dalam membuatnya, kami menyediakan azimat yang sudah jadi di sini dengan mahar yang sangat terjangkau. Salam Rahayu.

Berlangganan